Kamis, 11 Desember 2008

DONOR

Sebuah negara yang “gemah ripah loh jinawi” sering mendonorkan sebagian kemakmurannya kepada negara lain yang mengalami kekurangan dalam bentuk: sandang, pangan, kesehatan, pendidikan dan prasarana lainnya sebagai wujud kebersamaan.

Sebagai makhluk sosial dan secara individu kita juga dapat memberikan sebagian harta bahkan organ tubuh kita untuk membantu orang lain yang memerlukan, contoh kecil adalah donor darah, karena darah tidak dapat dibuat secara sintetis, sehingga apabila ada seseorang yang mengalami suatu kecelakaan atau persalinan dan membutuhkan darah, maka sukarelawan donor darah sangat dibutuhkan melalui bank darah yang dikelola oleh PMI.

Saya bersyukur karena setiap ada kesempatan saya dapat menyempatkan diri untuk menyumbangkan darah ke PMI melalui Mobil Unit yang secara berkala datang kerumah ibadah setiap tiga bulan sekali. Kalau dihitung saya sudah menyumbangkan darah sebanyak 23X dan saya akan terus menjadi donor selama kesehatan saya memenuhi persyaratan sebagai pendonor.

Setetes darah anda menyelamatkan orang lain. Siapa menyusul dan berani menjadi pendonor !


9 komentar:

-3- mengatakan...

salut kagem mbah suro taksih saget donor darah, salam tepang . kulo ugi saking purworejo ( aseli bagelen ) .

Anonim mengatakan...

berarti sudah dapat sertifikat atau penghargaan dong dari pemerintah mbah???

Anonim mengatakan...

Negara maju memberi donor dana biasanya dalam bentuk bantuan (baca pinjaman) yang tentu saja dengan sejuta pamrih.
Kalau donornya mbah Soero jan iklas klaass sejuta iklaas.
Mbah wonten malih donor sik sekeco, jan uenaak tenan... donor hi hi hi...... nggilani.

suparno jumar mengatakan...

mbah...., setetes darah kita berguna bagi sesama...
salut sama mbah satu ini...

Mbah Suro mengatakan...

*Mas Pram : Matur nuwun sudah kerso mampir, salam tepang sakwangsulipun, mugi kito terus silaturahmi lewat blog.
*Mas Mufti : Mau nyumbang mas picis rojobrono nggak punya, bisanya cuma nyumbang darah, sertifikat dan penghargaan belum menanyakan, niat baik dan iklas saja mas.
*Eyang Bethoro : Donor yang satu itu wis rodo kesupen.....
*Mas Parno : Sudah pernah donor darah Mas? Nggak sakit koq, cuma seperti digigit kirik hik... hik... medeni.

suparno jumar mengatakan...

Sudah Mbah, 4 kali, pengalaman pertama melihat jarumnya kok guediiii... ya? Agak ada rasa takut juga, ternyata pas di tusukkan kok 'nyaris' tak sakit.
Tapi sekarang terus tidak donor lagi, mungkin dalam waktu dekat.
Pas terakhir dapat paket 'susu intel' ya Mbah...

Anonim mengatakan...

sudah 23 kali mbah ? wah .. hebat ! .. salut ... perlu diteladani nih

Mbah Suro mengatakan...

* Mbak Ely : Selama hayat dikandung badan dan sehat jasmani rohani donor teruuusss....

Kandar Ag. mengatakan...

Kula janipun pengen donor, nanging boten pareng je Mbah. Taksih kuruuu... hehehe. Ndonori lemuts wae.

Mugi-mugi dalemipun Simbah boten kebanjiran.

Berkah Dalem.